MEMBUAT LAMPU HEMAT ENERGI DARI LED AC 220 V olt -230 Volt DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH ATAU SAMPAH

         



Lampu LED dengan sumber AC yang Hemat Energi dan Memanfaatkan Barang Bekas

Lampu LED hemat energi, hemat materi, dan mudah diikuti membuatnya

         Ok anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu, kakek-kakek, nenek-nenek, om-om, tante-tante, agan-agan dan semuanya,,,,,(untuk selanjutnya sya singkat jdi GG) salam homat sy sebagai anggota CGG (Community Go Green) dimana komunitas ini merupakan komunitas yang berkomitmen untuk menyelamatkan dunia tercinta kita (kaya kumpulan para super hero sjah,, gkgkg) dari kemusnahan.  "Go Green" yang artinya menuju hijau (maknanya sya bingung,, artikan sendiri sjah),, initinya komunitas kami mengajak anda semua yang terdiri dari anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu, kakek-kakek, nenek-nenek, om-om, tante-tante, agan-agan dan semuanya (halah,, cape,,,) untuk membuat sebuah langkah kecil yang mudah-mudahan berdampak besar bagi dunia ini, yaitu langkah untuk menghambat bumi kita menuju pemanasan global lebih cepat (lebay banget sy... hahaha)

         Sebagai anggota CGG sya bertugas untuk mengShare sebuah karya kreativ, inopativ, dan berguna (amin semoga bisa) kepada GG semua, meski karya ini bukan karya original namun sya harap dengan blog ini sya bisa ikut berperan untuk memperluas sebuah ilmu yang bermanfaat,,,

         Dalam blog ke-11 milik sya yang tidak keurus ini, sya ingin mengShare bagai mana cara membuat Lampu yang terbuat dari LED. Semenjak pertama sya mengenal LED sebagai komponen elektronika, jujur sya jatuh hati sama komponen ini,,, bentuknya kecil, imut dan unyu-unyu deh,, fungsinya sih dulu sebagai lampu indikator,,  konon,, si LED ini bisa menyala lebih dari 50.000 jam,, beberapa sumber di google bahkan mengatakan  bisa bertahan hingga 100.000 jam non stop,, busettt,,, klo bener sya makin jatuh cinta Deh,, 


ok langsung sajah mari kita praktekan,,, 

        Yang anda perlukan untuk membuat lampu LED ini adalah beberapa bahan dari barang bekas,, mengapa demikian?? intinya sya mengajak GG semua untuk memanfaatkan barang bekas (langkah kecil menyelamatkan dunia hhahaha), 

    Lampu TL yang Rusak
  • Barang/bahan bekasnya adalah sebagai berikut :
  1. 1 buah Lampu TL (tabung lamp) atau para pakar menyebutnya dengan Lampu fluorescent yang sudah rusak/tidak menyala  (kalo gak punya minta tetangga,, sya mohon dengan sangat jangan beli lampu baru lalu dirusakin,,)
  2. Kardus bekas  (sungguh terlalu jika tidak tau kardus, tanya tetangga klo gak tau kardus tu apa)
  3. Aluminium foil (loh dapet dari mana aluminium foil bekas) berisikkkkk,,, untuk slanjutnya sya ganti dengan kertas yang terdapat dalam bungkus rokok,, ingat bungkus rokok bekas,, minta tetangga klo GG gak punya atau gak nemu di jalanan (tolong jangan beli rokok beberapa bungkus  lalu di ambil kertasnya doang)
  4. Botol ari mineral yang juga bekas (minta tetangga klo gak ada),,,,
  • Bahan dan alat non bekas
  1. Solder (minjem tetangga klo gak punya)
  2. Timah 1M (minta tetangga klo gak punya/klo gak ada beli sja 1 meter. 1 meter sudah lebih dari cukup)
  3. solatif/solasi transparan (minjem tetangga klo gak punya, eh minta deh,, soalnya kepake)
  4. Satu buah Resistor 1000 ohm atau 820 ohm (pokonya yang di atas 850ohm dan dibawah 1000 ohm, tergantung nemunya) 1/2 watt (buat yg g ngerti bilang sajah ke tukang jual koponennya "mas resistor yang di atas 850 dan di bawah 1000 ohm satu,,," pasti ko si penjual ngasih) catatan beli di toko elektronik yang jual komponen karena tetangga belum tentu punya,,
  5. 1 buah kapasitor non polar 0,22 uF 400 Vollt atau  dengan nama lain kondensator non polar 0,22 uF 400 Vollt (beli di toko elektronik yang jual komponen karena tetangga belum tentu tau,,)
  6. Dan yang terakhir adalah LED Extra bright White sebanyak 30 (beli di toko elektronik yang jual komponen. Jangan minta ke tetangga karena mereka mulai kesal,, gkgkgk)
  7. Obeng min (-) buat nyongkel kesing lampu, gunting, dan cutter jika perlu,,, (boleh lah minjem tetangga,, tpi jangan tetangga yang tadi,,,)
  8. lem kertas jangan lupa
  • Wokeh,, langkah selanjutnya adalah perakitan :
  1. Potong kardus dengan ukuran 9,5X12 cm kemudian sambungkan beberapa aluminium foil rokok hingga membentuk ukuran 10X12,5 cm (lebih besar dari ukuran kardus)
  2. kiri gambar aluminium foil yag telah di lubangi, dan kanan gambar aluminium poil yang di tempel di kardus dan tiap lubang di buat hole menggunakan jarum untuk kaki LED
  3. Tempelkan  Aluminium foil rokok pada kardus (jangan dulu di lem) lalu lipat kardus tiga kali sama rata memanjang ke arah belakang ,,, setelah itu lepas kembali aluminium foil untuk diberi lubang,, lalu buat lubang pada aluminium foil tadi sebanyak sepuluh lubang pada setiap bagian lipatan (lihat gambar) ukuran lubang kira-kira sebesar diameter LED lebihkan sedikit agar tidak short (ingat bahwa aluminium foil dapat mengalirkan listrik). kemudian tempelkan lagi aluminium foil yang sudah dilubangi tersebut pada kardus (kali ini beri Lem) dan buat 2 hole dengan jarum (tinggal tusuk dengan jarum sampe nembus) pada masing2 lubang tadi dengan jarak kira-kira 0,5 CM (lihat gambar di atas!!)
  4. Pengenalan LED menentukan (+)  dan (-)  atau Anoda dan Katoda
  5. kemudian siapkan LED! tapi sebelumnya mari kita kenali dahulu bentuk LED  di atas,,,                                         Jika kita perhatikan dari samping, maka pada LED akan tampak seperti gambar di kanan (ada plat kecil [+] dan ada pelat besat [-] atau jika kita perhatikan kakinya maka ada kaki panjang [+] dan ada kaki pendek [-]) namun jika kita perhatikan dari atas maka sebenarnya LED tidak bulat penuh (kiri atas) ada bagian yang seolah-olah terpotong, nah bagian itulah yang menandakan bahwa sisi itu adalah bagian negativ atau katoda dan sisi yang tidak terpotong berlambang positive atau anoda.. jika sudah mengerti mari kita lanjutkan...!!!
  6. ## : Posisi LED yang dipasang pada kardus yang telah dilapisi aluminium foil (jangan terbalik)
    Gambar Real
  7. Pasang LED atau masukan kaki-kaki LED pada hole yang terdapat pada kardus yang telah kita buat tadi dengan posisi seperti gambar di atas,,,   ingat jangan sampai terbalik antara anoda dan katoda (antara + dan -)                                                                                                sudah jelas?  pada gambar diatas (gambar real )sengaja saya buat pada bahan yang berbeda dan tidak sya lapisi aluminium foil agar mudah dilihat hasilnya,,, karena photo yang diambil pada bahan kardus yang telah di lapis aluminium foil tidak jelas (maklum kameranya jelek,, hehehe) 
  8. setelah anda pasang sedemikina rupa sesuai gambar (##) balikan media tersebut untuk mengerjakan bagian belakang sehingga tampak kaki-kaki komponen disana (tampak belakang)
  9. Nah sekarang atur sedemikian rupa kaki-kaki LED seperti pada gambar di bawah lalu solder pada setiap pertemuan kaki2 tersebut,,, (agar lebih mudah dalam penyolderan setelah kaki komponen di lipat dan di atur sedemikian rupa seperti gambar, ikat dahulu dengan kabel jumper agar semua menyatu dan solid barulah soder) *catatan : kabel jumper adalah kabel tunggal kecil (kawat tembaga, bisa juga menggunakan kabel biasa yang ukurannya kecil)                                         
  10. Hubungkan kabel sebelah kiri dengan Capasitor 0.22 uF 400 Volt, sedangkan sebelah kanan hubungkan dengan resistor dengan nilai 820 ohm s/d 1000 ohm (tergantung GG nemunya berapa) catatan : semakin mendekati nilai resistor 820 ohm maka semakin terang tetapi semakin beresiko LED cepat putus atau rusak apa lagi jika tiba2 tegangan di PLN naik,,, (bagaimana jika terbalik? jawabannya tak masalah)
  11. jika sudah langkah selanjutnya adalah membongkar lampu TL,, apa sjah yang dibongkar? lihat gambar  berikut,,,                                                             buang tabung lampunya beserta rangkaiannya,, lalu hubungkan kaki resistor dan kaki capasitor pada kabel yang terhubung dengan konektor lampu! "Bagai mana jika terbalik???" tidak masalah,, pasangkan sesuai keinginan sjah,,, * catatan: setiap sambungan usahakan solder agar kuat lalu isolasi atau tutup dengan solatip atau solasi agar tidak sort,,,
  12.  Setelah itu tinggal finising,, bentuk ragkaian menjadi segi tiga (ikuti lekukan yang telah kita buat sebelumnya) sehingga tampak seperti gambar,,, catatan : dalam gambar kapasitor yang di pake pada gambar di bawah adalah salah,, bentuk kapasitor 0,22 uF 400 Volt seperti bentuknya seperti gambar di atas atau berwanna hijau sebesar permen (harap maklum,, hehe mulanya sya salah beli komponen ceritanya, lupa g nyebutin "400 Volt"). wokeh, jika beres sekarang  tinggal beri lem dan pasang,,, lalu tes lampu yang telah kita buat,,,
  tambahkan proyektor berupa botol bekas air mineral biar lebih keren,,,,,

~SELAMAT MENCOBA~

Untuk entri selanjutnya kita akan mencoba menggunakan charger HP yang sudah tidak terpakai,, dan kita lihat apa yang bisa kita buat dengan carger HP tadi,,
Referensi :
http://klikbebas.blogspot.com/2010/03/lampu-hemat-energi.html
http://elektronika-wahyuelektro.blogspot.com/2011/11/lampu-tidur-led-si-mungil-yang-awet.html
http://duniasetrum.blogspot.com/2012/06/lampu-penerangan-menggunakan-rangkaian.html



Poskan Komentar